Oscar Wilde: Lukisan Dorian Gray (2023)
Pada suatu ketika, Dorian jatuh
cinta kepada seorang aktris bernama Sibyl Vane. Dia adalah seorang aktris yang
hebat, tetapi miskin. Akibat obsesi yang terlalu besar Sibyl kepada Dorian,
sampai-sampai aktris itu dicampakkannya. Kisah apa yang muncul dari Dorian yang
mencampakkan Sibyl? Apa yang menjadi alasan Dorian pergi dari sisi sang aktris?
Tak habis sampai kisah itu, lukisan yang awalnya sangat menawan akankah menjadi
mengerikan akibat pengaruh kisah-kisah yang terjadi pada seorang Dorian?
Setelah beberapa waktu, lukisan itu pun berubah mengerikan.
*
Judul : Lukisan Dorian Gray
Judul Asli : The Picture of Dorian Gray (1900)
Penulis : Oscar Wilde
Penerjemah : Adrian Adhiatma
Penerbit : Penerbit Anak Hebat Indonesia, 2023
Cetakan ke : 1, September 2023
Jml halaman : 233
Lukisan Dorian Gray ini masuknya
novel klasik jadi perlu sedikit usaha untuk memahaminya. Hampir semua
obrolannya itu bermakna dan daging banget. Ya setidaknya cukup menggambarkan
obrolan dua alumni Oxford. Basil Hallward memilih menjadi pelukis lulusan
Oxford meski ditentang keluarganya. Pada akhirnya ia berhasil menciptakan
sebuah mahakarya yang diberi judul The Picture of Dorian Gray, sebuah lukisan
yang ia berjanji tidak akan memamerkannya ke galeri manapun. Tentu saja ide itu
ditentang oleh teman ngobrolnya yang juga sesama alumni Oxford, Henry Wotton
sang bangsawan. Begitu melihat betapa menawannya sosok dalam lukisan, Tuan
Henry langsung nyeruduk pengin ketemu Dorian Gray asli.
Meskipun dengan tarik ulur cukup a
lot dengan Basil Hallward, akhirnya mereka dipertemukan. Dorian Gray yang
benar-benar menawan ternyata memuaskan ekspektasi Henry tentang keindahan.
Memangnya seganteng apa Dorian Gray?
Kalau dituliskan pake sekalimat
mungkin jawabannya, ganteng seganteng-gantengnya. Bisa dibayangkan dong, sampe
bapak-bapak juga memuji betapa rupawannya Dorian Gray. Dalam bayangan saya si,
dia secakep Bjorn Anderson pada masa remajanya. Bahkan menurut dekripsi yang
dituturkan dalam narasi, memang seganteng itu:
Ya, dia memang sangat tampan dengan bibir merahnya yang melengkung halus,
mata biru yang terang, dan rambut emasnya yang segar. Hal.24
Dia juga memiliki suara yang indah. Hal.26
Daun-daun mengotori rambut ikalnya, daun-daun itu seperti terjerat oleh
sulur-sulur keemasan. Hal. 30
Lubang hidungnya yang terpahat halus terlihat bergetar dan beberapa saraf
rahasianya seperti terpicu dan membuat bibirnya yang kemerahan bergetar. Hal.30
Ganteng ga ada lawan si pada
zamannya. Tapi kemudian obrolan Henry Wotton membuyarkan tingkat kepercayaan
diri seorang Dorian Gray. Mungkin inilah yang ditakuti Basil tentang
mempertemukan keduanya. Mungkin Basil sudah paham betapa beracunnya omongan
Henry bagi mereka yang tidak siap mental, terutama bagi pemuda polos seperti
Dorian Gray. Henry menyadarkan Dorian bahwa kesempurnaannya ada pada saat
keemasannya yaitu saat ini dan akan makin pudar seiring berjalannya waktu.
Duaaaar. Meledaklah insecure nya Dorian. Seketika Dorian cemburu dan iri dengan
lukisan dirinya sendiri.
Inilah titik balik yang bisa
dibilang menjadi perubahan seorang Dorian Gray.
Betapa menyedihkannya! Saya akan menjadi tua, jelek, juga mengerikan,
tetapi lukisan ini akan selalu tetap muda. Ini tidak akan pernah menua
sedikitpun semenjak siang hari di bulan Juni ini… Jika ada cara! Seandainya
saya bisa selalu muda, dan seandainya lukisan ini yang menua! [Hlm.37]
Dibalik kegantengan Dorian Gray
Namanya juga manusia, ga mungkin
sempurna luar dalam. Dari luar, Dorian Gray memang tak ada lawan. Ganteng
maksimal, berbakat di musik dan seni, kaya pula. Tetapi ada lapis demi lapis
seorang Dorian Gray yang memang dia sembunyikan.
Dari penilaian pribadi si ya,
Dorian itu labil. Apa yang dia sukai berubah-ubah tanpa kejelasan. Awalnya dia
nyaman bersama Basil Hallward, tekun menjadi model lukisannya. Kemudian ketemu
Henry Wotton dengan obrolan dagingnya, kecantol juga. Eh tiba-tiba tunangan
sama Sibyl Vane, si aktris teater. Dan secara tiba-tiba pula dia ga suka Sibyl
Vane gara-gara aktingnya jelek di suatu malam setelah dunia Sibyl berisi
Dorian. Pertunangan dan cinta Dorian pudar begitu saja. Ternyata dia cuma suka pada
kesempurnaan Sibyl membawakan setiap peran. Katika aktingnya cacat, dibuanglah
Sibyl, ditelantarkan pas lagi cinta-cintanya. Disinilah Dorian menjadi kejam
dan kata-katanya seperti kutukan yang menjadi nyata. Saat pulang ke rumah
setelah meninggalkan Sibyl, Dorian melihat ada raut kekejaman di lukisan
dirinya sendiri. Lukisan itu berubah menjadi semakin kejam ketika Dorian
mendengar berita bahwa Sibyl bunuh diri setelahnya.
Lukisan itu pun berubah mengerikan
sampai Dorian takut melihatnya. Disimpanlah lukisan itu di loteng yang tak
pernah dibuka dan tak ada yang diizinkannya masuk untuk melihat kengerian
potret dirinya. Bahkan Basil Hallward pun tidak diberi izin untuk melihatnya.
Pentingnya cari lingkaran pertemanan yang sehat
Diceritakan bahwa Dorian awet muda
dan tetap menawan berapa tahunpun waktu telah berlalu. Tapi semakin hari
semakin sedikit yang berada dalam lingkungan sosialnya. Bahkan Dorian tidak
lagi menjadi titik perhatian karena paras rupawannya, dia kini jadi pembicaraan
orang-orang karena keburukan sifatnya.
Dorian cuma cocok dengan Henry
Wotton yang paling toksik dalam cerita. Bahkan isterinya saja sampai meminta
cerai dan menikah dengan pria lain saking ga kuatnya hidup dengan Henry. Kok
bisa-bisanya Dorian malah betah berteman dengan Henry. Dia ini nirempati, ga
peduli dan ga pernah ambil pusing atas setiap kesalahan Dorian. Saat Sibyl Vane
bunuh diri, Dorian cukup goyah dan merasa bersalah. Tapi apa yang dibisikkan
Henry Wotton? Itu bukan salah Dorian. Henry malah menyalahkan pilihan Sibyl.
Parahnya lagi, Dorian mendengarkan Henry. Mungkin itu juga yang akhirnya
menjadi pembenaran tiap Dorian melakukan kesalahan.
Diketahui bahwa setiap ada pemuda
menawan dan berbakat yang dekat dengannya akan berakhir tragis. Banyak
diantaranya yang hidupnya hancur lalu bunuh diri. Kekhawatiran itu yang
menimbulkan rasa tanggung jawab memenuhi seorang Basil. Dia yang menemukan
perbedaan Dorian Gray dan akhirnya melihat perubahan lukisannya juga.
Mitos atau fakta?
Percayakah kalian kalau lukisan
wajah Dorian Gray berubah jadi tua sebagai ganti awet mudanya dia? Apa mungkin
wajah lukisan menjadi buruk rupa karena menanggung setiap dosa dan kekejaman
yang dilakukan Dorian? Jadi permohonan spontan Dorian pas dia insecure dengan
lukisannya benar-benar terkabul?
Sulit dipercaya memang, tapi
menurutku inilah unsur kejutan dalam novel ini. Seperti ada magis dalam
penggambaran betapa berubahnya seorang Dorian Gray dari seorang pemuda yang
rupawan menjadi pria penuh misteri dan gosip buruk. Tapi anggaplah lukisan itu
memang menanggung dosa Dorian, karena Basil Hallward sendiri yang menyaksikan
perubahan itu dan membayarnya dengan nyawanya.
Kalaupun ternyata perubahan lukisan
itu hanya paranoid seorang Dorian, akan terlalu banyak yang menjadi korban dari
betapa halunya seorang aki-aki yang menua dengan jelek bernama Dorian Gray.

Tidak ada komentar